Abu Hurairah Lengkap [Nama Asli, Meninggal, Asal Usul, Masuk Islam, Hadist]

Abu Hurairah Lengkap - Siapakah nama asli Abu Hurairah dan apa artinya? Abu Hurairah meninggal tahun berapa? Bagaimana asal usul nama Abu Hurairah? Seperti apa perjuangan Abu Hurairah Masuk Islam? dan apa saja Hadist dari Abu Hurairah? Selengkapnya bisa kamu baca di artikel ini.

Nama Asli Abu Hurairah

Nama asli Abu Hurairah pada masa jahiliyah adalah Abdus-Syams yang berarti hamba matahari, ia sering dipanggil Abu Hurairah karena suka merawat dan memelihara kucing, Abu Hurairah memiliki arti ayah atau pemilik kucing. Setelah masuk Islam nama beliau ada dua versi, berdasarkan versi Ibnu Hisyam nama asli beliau adalah Abdullah bin Amin, sedangkan versi lainnya adalah Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi.

Abu Hurairah Meninggal

Beliau lahir pada tahun 598 Masehi dan wafat pada tahun 678 Masehi, atau pada tahun 59 H. Beliau meninggal karena jatuh sakit dan di makamkan di Jannatul Baqi, Madinnah.
Abu Hurairah Lengkap [Nama Asli, Meninggal, Asal Usul, Masuk Islam, Hadist]
Beliau berasal dari Yaman, kabilah Bani Daus. Sejak kecil beliau sudah menjadi Yatim dan tinggal bersama ibunya. Ketika muda beliau bekerja pada Basrah binti Ghazawan sebagai pengembala kambing. Saat Thufail bin Amr yang merupakan seorang pemimpin Bani Daus kaumnya agar masuk Islam, setelah bertemu dengan Nabi Muhammad dan memeluk agama Islam.

Asal Usul Nama Abu Hurairah

Berdasarkan riwayat atsar oleh Imam At-Tirmidzi dengan sanad yang mauquf hingga Abu Hurairah, Abdullaah bin Raafi' berkata "aku bertanya pada Abu Hurairah, " mengapa engkau bernama Kuniyah Abu Hurairah?" ia menjawabnya, "apakah yang kau khawatirkan dariku?" aku berkata, "benar. Demi Allah, aku khawatir terhadapmu."

Abu Hurairah berkata, "aku dahulu bekerja mengembalakan kambing keluargaku dan disisiku ada seekor kucing kecil (Hurairah). Lalu ketika malam tiba aku menaruhnya di sebatang pohon, jika hari telah siang aku pergi ke pohon itu dan aku bermain-main dengannya, maka aku diberi nama Kuniyah Abu Hurairah (bapaknya si kucing kecil."

Abu Hurairah Masuk Islam

Saat mendengar seruan pemimpin kabilahnya beliau langsung mengatakan ketertarikan pada agama Islam, meskipun sebagian besar kaum Bani Daus menolak meninggalkan ajaran nenek moyangnya. Bersama Thaufail bin Amr Abu Hurairah pergi ke Makkah. Setelah memeluk agama Islam, Nabi Muhammad merubah nama Abu Hurairah menjadi Abbdurrahman yang memiliki arti hamba Maha Pengasih.

Setelah beberapa tahun menjadi seorang muslim, beliau tinggal bersama kaumnya untuk berdakwa ajaran Islam. Beliau pernah meminta Nabi Muhammad untuk mendoakan ibu kandungnya agar masuk Islam dan doa itu terkabul. Setelah ibunya masuk Islam dan sebagian besar kabilah Bani Daus memeluk agama Islam, beliau menikahi majikannya yang bernama Basrah binti Ghazawa.

Pada tahun 629, beliau bergabung bersama kaum muhajirin di Madinah, setelah itu beliau selalu menyertai Nabi Muhammad ke manapun hingga Nabi wafat pada tahun 632 di Madinnah. Beliau pernah di angkat oleh Umar bin Khattab untuk menjadi Fubernur di wilayah Bahrain dalam masa tertentu, saat Umar bermaksud mengangkat beliau kembali untuk menjabat menjadi Gubernur sayangnya beliau menolak.

Dan ketika terjadi perselisihan antara Ali bin Abu Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan, beliau memilih bersikap netral dengan tidak memihak siapapun dari keduanya. Beliau adalah sahabat Nabi yang paling banyak meriwanyatkan hadist dari Nabi Muhammad, yaitu sekitar ± 5.374 hadist. Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Anas bin Malik, Jabir bin Abdullah dan lain-lainnya pernah meriwayatkan hafist dari beliau.

Bahkan Imam Bukhari pernah mengatakan bahwa tercatat lebih dari 800 orang perawi hadist dari kalangan sahabat dan tabi'in yang meriwatkan hadist dari beliau. Beliau pernah di uji oleh Marwan bin Hakkam mengenai tingkat hafalan hadist dari Nabi, dengan cara memintanya menyebutkan  beberapa hadist. Marwan mendengarnya dan seketaris Marwan yang mencatatnya.

Setahun kemudian beliau dipanggil kembali oleh Marwan bin Hakkam untuk menyebutkan beberapa hadist dan beliau menyebutkan semua hadist yang ia sampaikan tahun lalu tanpa tertinggal satu huruf pun. Salah satu kumpulan fatwa-fatwa tentang beliau pernah dihimpun oleh Syaikh As-Subki dengan judul Fatawa' Abu Hurairah. Karena beliau sejak masuk Islam selalu menyertai Nabi Muhammad.

Hadist Abu Hurairah

Hadist dari beliau adalah hadist yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum Islam Sunni. Beliau termasuk salah satu diantara kaum fakir muhajirin  yang di sebut Ahlush Shuffah yaitu kaum yang tidak memiliki keluarga dan harta kekayaan. Tempat tinggal mereka di depan masjid Nabawi.

Beliau mempunyai seorang putri dari pernikahannya bersama Basrah binti Ghazawa, putrinya menikah dengan Said bin Musayyib yang merupakan salah satu tokoh dari tokoh tabi'in terkemuka pada masa itu.

Demikianlah informasi tentang Abu Hurairah, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Komentar